Beranda Daerah Warga Menilai Pembangunan Jargas Dikerjakan Asal-asalan

Warga Menilai Pembangunan Jargas Dikerjakan Asal-asalan

50
Mobil warga terperosok bekas lubang galian pipa jargas di Kecamatan Lubuk Batang

OKU, gesitnews.com – Pembangunan Jaringan Gas (Jargas) rumah tangga di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikeluhkan oleh warga dan pengguna jalan. Jargas yang dibangun di Kecamatan Lubuk Batang dan Kecamatan Baturaja Timur tersebut dinilai warga dikerjakan secara asal-asalan oleh pemborongnya.

Pekerjaan asal-asalan tersebut menurut warga terjadi dalam proses penggalian tanah yang melewati depan rumah mereka.

Pasalnya selain menutupi jalan masuk kerumah warga, juga banyak terjadi kecelakaan disebabkan tanah bekas galian pipa jargas memenuhi bahu jalan.

“Kemarin ada 2 mobil kecelakaan akibat terperosok bekas galian itu,” ujar Suryadi jubir warga, pada Sabtu (3/10/2020).

Menurut Suryadi bekas galian pipa juga menutupi sejumlah warung dan usaha warga.

“Bekas galian tersebut baru ditutup seadanya, bahkan warga sendiri yang menutup secara swadaya karena pihak kontraktor tak kunjung menutup lubang galian,” jelasnya.

Suryadi menegaskan tak hanya bekas galian saja, diketahui kedalaman galian juga dinilai pihaknya tak standar karena hanya digali kurang dari satu meter.

“Kontraktornya seenaknya saja tidak menperhatikan. Memang ini untuk kepentingan warga tapi jangan seenaknya saja. Kedalam galian pipa ada yang hanya puluhan cm, ini sangat berbahaya apalagi sebagian besar warga jika hajatan masih menggunakan kayu bakar kondisi itu berbahaya terhadap pipa jaringan itu nanti,” tegasnya.

Warga berharap pihak kontraktor segera memperbaiki dan menutup bekas lubang galian secara benar, menginggat jalan sekitar gakian sangat sempit dan berbahaya ketika ada kendaraan berpapasan di sekitar galian.

Selain warga Kecamatan Lubuk Batang, kondisi bekas galian pipa jargas juga dikeluhkan pengguna jalan yang melalui ruas jalan Baturaja – Peninjauan itu.

“Memang ada bekas galian sampai menutup bahu jalan dan di diamkan saja cukup lama. Saat lewat sangat sempit jika tak berhati-hati akan terjadi kecelakaan,” tambah Win salah satu pengendara.(RED)